Tips Memakan Makanan Sesajen Dengan Aman

Tips Memakan Makanan Sesajen Dengan Aman


Apakah kamu pernah melihat sesajen? mungkin yang ada dipikiranmu ialah sesajen biasanya diberikan kepada sebuah makhluk tak terlihat seperti hantu dan sejenisnya bukan? dan mungkin sesajen dibuat untuk melakukan sesuatu yang buruk?
Ya wajar saja jika memang kamu tidak mengenal lebih makna dalam sesajen tersebut, sesajen berasal dari sebuah persembahan kepada alam, tujuan awalnya memang seperti itu, dimana orang-orang jaman dahulu melakukan hal tersebut untuk memberikan rasa terimakasih kepada alam atas sumber daya yang melimpah, seperti padi, jagung, atau hasil tangkapan nelayan yang banyak.

Sumber : youtube.com/TOKO DADU CHANNEL

Nah akan tetapi akhir-akhir ini beberapa oknum rela membelokkan makna dari sesajen itu sendiri yang mana menurut mereka sesajen dipakai untuk menyembah berhala, padahal bukan seperti itu konsep sesajen pada awalnya.

Lalu Apakah Sesajen Dapat Dimakan?


Sebenarnya sesajen itu dapat dimakan jika memang sudah dihaturkan/dipersembahkan kepada alam/bumi pertiwi, akan tetapi ada juga beberapa sesajen yang memang tidak boleh dimakan karena alasan-alasan tertentu seperti sesajen yang memang sudah lama sekali berada pada tempat tersebut atau memang berisi semacam makanan - makanan yang menurut umat beragama dilarang untuk memakannya haram, seperti daging babi ataupun daging sapi/rusa.

Nah Jika Sesajen Dapat Dimakan, Bagaimana Cara Memakan Sesajen Tersebut Agar Terhindar Dari Hal Yang Tidak Di Inginkan?


Nah jadi pada kesempatan kali ini aku akan memberikan sebuah tips mudah bagaimana caranya untuk memakan makanan yang ada pada sesajen dengan aman dan tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, nah apa saja kah itu? langsung saja ikuti tipsnya dibawah ini :

1.  Berdoa


Benar, hal pertama yang harus kamu lakukan ialah berdoa meminta sebuah perlindungan kepada Tuhan, lalu berdoalah agar makanan yang hendaknya kamu makan terhindar dari berbagai energi negatif yang mungkin masih menempel, agar nantinya energi negatif tersebut tidak masuk kedalam tubuh dan kamu tidak rugi dalam memakan sesajen tersebut.

Meski ada beberapa orang yang biasa saja memakannya, akan tetapi tetap untuk berdoa untuk keselamatan dan berlindung atas nama Tuhan, agar apa? agar jika ada suatu hal yang tidak di inginkan kamu bisa selamat.

contoh doanya universal saja, seperti ini :

"Ya Tuhan, sumber dari segala sumber, pencipta langit dan bumi, hamba ingin memakan sesajen yang ada didepan hambaMu ini, bersihkanlah sesajen ini dari hal negatif entah yang terlihat maupun tidak terlihat, entah yang sengaja diberikan maupun tidak, atas kuasaMu maka terjadilah menurut kehendakMu, amin"

Nah setelah itu makanlah, jadi mungkin kamu disini bingung? kenapa harus berdoa seperti itu bukan? nah doa itu untuk menghilangkan berbagai macam zat negatif yang menyelimuti sesajen itu, sesajen itu pada awalnya memang tidak berisi hal negatif, akan tetapi ketika sesajen tersebut sudah berada lama ditempat itu, tentu saja mengundang makhluk-makhluk dari dimensi lain yang mengerubungi, jadi energi makhluk-makhluk tersebut lah yang membuat sesajen tersebut menjadi negatif.

2. Meminta Izin Kepada Penunggu Ditempat Dimana Kamu Mendapatkannya


Meminta izin disini bukanlah memuja, melainkan tentunya meminta izin sebagai bentuk rasa hormat, kita berkunjung ke tempat yang tidak kita kenali dan menemukan sebuah sesajen, tentu saja sesajen tersebut pasti milik seseorang yang menghaturkan atau mempersembahkan sesajen tersebut untuk alam sebagai bentuk balas budi apa yang telah alam berikan untuk mereka.

Nah jadi ketika sesajen tersebut sudah di haturkan/ dipersembahkan dari beberapa hari atau jam yang lalu tentu saja kamu dapat memakannya, akan tetapi kamu harus melakukan satu hal sebelum memakannya, yaitu meminta izin, dimana kamu bisa mengatakan "permisi untuk para dang hyang disini, saya meminta izin untuk memakan sesajen ini karena saya lapar" atau "permisi untuk para penghuni yang tidak terlihat disini, saya ingin memakan sesajen ini karena saya sangat lapar, mohon izinya, terimakasih"

Nah ketika kamu sudah mengucapkan izin maka penghuni yang tidak terlihat itu tidak akan mampu untuk menggangu kamu, pasti mereka akan izinkan, ketika mereka mencoba mengganggu kamu dimana kamu sudah meminta izin, maka ada Tuhan yang akan melindungimu, jadi disini Tuhan adil, karena kamu sudah meminta izin kepada penghuni disekitar sana dan berdoa kepada Tuhan.

Bayangkan saja jika kamu hanya berdoa akan tetapi tidak meminta izin kepada penghuni disana, tentunya bangsa penghuni yang tidak terlihat tersebut mungkin akan mengadukannya ke Tuhan karena makanan yang harusnya menjadi milik mereka seolah sudah direbut olehmu, ingat, Tuhan adil, jika seperti itu maka kamu bisa saja terkena sesuatu sesaat kemudian karena kamu sudah merebut hak bangsa yang tidak terlihat tersebut.

Itu kenapa kamu harus berdoa kepada Tuhan kemudian meminta izin dengan penunggu disekitar tempat itu, karena Tuhan itu adil terhadap makhluk ciptaanNya.

3. Perhatikan Kondisi Kebersihan Makanan Pada Sesajen


Nah aku sudah memberikan tips secara ghaib, sekarang aku juga akan memberikan tips secara non ghaib alias fisikal, ketika sebuah makanan dalam keadaan terbuka atau terbungkus plastik dan di-ikat saja dalam waktu yang lama, tentu dapat merusak tekstur makanan didalamnya, jadi perhatikan baik-baik makanan tersebut.

Perhatikan Juga bagian-bagian makanan itu, biasanya terkadang jika waktu yang cukup lama seperti 2/3 hari pada keadaan terbuka akan ada beberapa anomali seperti makanan busuk, ditumbuhi jamur, lihat juga bagian-bagian makanan tersebut, jangan sampai ada ulat kecil yang mengerubungi makanan itu, biasanya larva dari lalat buah itu kebanyakan menghiasi makanan berupa buah-buahan dan juga makanan lainnya seperti ayam goreng, jadi tentu saja perhatikan kesehatannya.

Itu semua bukanlah hal ghaib, memang alam bekerja seperti itu, lalat juga butuh nutrisi dan juga perkembangbiakan, jadi tentu saja mereka mencari objek sebagai inang untuk melepaskan telur-telur yang mereka miliki, jamur juga sama, jamur bisa tumbuh dibuah-buahan atau makanan sesajen karena jamur - jamur tersebut terbang karena spora yang dikeluarkan jamur sebelum jamur mati terhempas diudara dan tepat menempel pada makanan-makanan sesajen yang berada disekitar jamur tersebut.

4.Pastikan Makanan Sesajen Tidak Berisi Hewan Yang Dilarang Dimakan Didalam Agama


Tentu saja, ketika kamu beragama muslim kamu tidak boleh memakan makanan yang mana pada sesajen tersebut berisi daging babi karena tentu saja itu haram, apalagi burung gagak/burung berwarna hitam, itu jelas dilarang dalam agama.

Tidak hanya kaum muslim saja, kaum buddhist dan kaum hindu tidak boleh memakan makanan yang berasal dari hewan-hewan buas atau mamalia, seperti daging anjing maupun daging sapi, jadi perlu diperhatikan pada sesajen tersebut, apakah makanan tersebut mengandung unsur dari hewan yang dilarang atau tidak.

Penutup


Nah mungkin itu saja beberapa tips yang aku ketahui untuk menghindari hal-hal yang tidak di-inginkan ketika memakan makanan dari sesajen, sebenarnya makan dari makanan sesajen itu tidaklah dilarang, kamu bisa memakannya, hanya saja kamu harus mengetahui aturan mainnya, jangan sampai ketika kamu mengambilnya lalu langsung memakannya, jadi perhatikan terlebih dahulu aspek-aspek yang sudah aku jelaskan diatas agar kamu dapat memakannya dengan aman.