Mengapa Kegiatan Pramuka Ditiadakan Di Sekolah ?

Mengapa Kegiatan Pramuka Ditiadakan Di Sekolah ?


Beberapa hari kemarin ada berita yang cukup menghebohkan didunia pendidikan, pasalnya ada sebuah kegiatan sekolah yang mena sudah bertahun-tahun aktif dan sudah ada dari sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP), dimana kegiatan tersebut ialah pramuka.

Pramuka sendiri bisa dibilang semacam kegiatan anak muda yang berguna sekali untuk mengasah kemampuan survival atau bertahan hidup jika misalnya anak tersebut ingin berkemah dengan teman-temannya atau mungkin kelak ketika ia sudah dewasa ia bisa menerapkan ilmu yang diberikan oleh kegiatan pramuka yang ia ikuti disekolah ini.

Sumber : twitter.com

Nah sebenarnya ilmu pramuka ini bagus sekali jika diterapkan pada kehidupan kita, apalagi kita juga akan dibuat menjadi anak yang mandiri, solid, mampu bekerjasama dalam tim, suka menolong orang dan ko-opreatif, jadi memang kegiatan pramuka ini menjadi ajang yang memang betul-betul bagus dijalankan disekolah indonesia (SD maupun SMP)

Nah pasalnya, ada berita yang memberitahukan bahwa kegiatan pramuka ini akan dicabut diseluruh sekolah, alias pramuka akan ditiadakan dan karena berita itu sempat simpang-siur, jadi beberapa hari setelahnya pak mentri pendidikan dan kebudayaan yaitu bapak Nadiem sendiri memberikan klarifikasi bahwa pramuka ini sebenernya tidak dicabut, melainkan pramuka ini akan menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang wajib ada disekolah.

AKAN TETAPI beliau juga menegaskan bahwa ekstrakurikuler ini TIDAK diwajibkan untuk para murid, nah apa maksudnya dari perkataan beliau tersebut ? nah jadi pramuka ini akan menjadi ekstrakurikuler yang dapat dipilih secara opsional oleh para murid itu sendiri (boleh ikut boleh tidak), dimana aturan baru ini tidak mengharuskan murid untuk mengikuti dengan paksa kegiatan pramuka seperti angkatan-angkatan terdahulu.

Sumber : google.com

Nah tentu aja ini juga bisa jadi bahan evaluasi yang bagus karena akan dapat menyaring murid-murida yang mau dan benar0benar belajar tentang ke-pramukaan, tidak emmbuat system senioritas didalam kegiatain itu dan proses pembelajarannya menjadi lebih efektif.

Karena selama ini jika kita lihat dibeberapa sekolah-sekolah entah itu SD/SMP di indonesia (aku kerucutkan didaerahku saja), jaman itu masih ada yang namanya bolos kegiatan pramuka, biasanya kita akan pergi ke belakang sekolah kerumah teman dan menghabiskan waktu disana beberapa jam agar kita tidak mengikuti kegiatan pramuka tersebut.

Perkembangannya tidak terlalu signifikan pada saat itu, proses pembelajaran tetap berkutat di pembuatan yell dan juga pelajaran baris berbaris, tidak ada gebrakan baru yang dapat membuat kita menjadi semangat pada saat itu.

Nah tahun kemarin ada sebuah kejadian dimana ada kegiatan pramuka yang diselenggarakan disalah satu sekolah yang ada di indonesia dimana mereka mengadakan kegiatan susur sungai, dan kejadian tersebut membuat pilu banyak hati orang tua, entah yang kehilangan maupun tidak, bagaimana tidak, kegiatan susur sungai tersebut menelan beberapa korban jiwa dimana beberapa dari almarhum tidak mampu berenang.

Sumber : google.com

Nah hal itulah yang mungkin saja terjadi juga di beberapa sekolah pramuka di indonesia, dan membuat bapak nadiem selaku kemendikbud berencana mengubah sedikit aturannya, jadi jika kita lihat, beliau itu sebenarnya ingin sekali mencetak lebih banyak orang-orang berkualitas didalam kegiatan pramuka ini, jadi dengan adanya system opsional ini diharapkan murid-murid yang tidak suka tidak lagi dipaksakan untuk mengikuti kegiatan pramuka ini.

Lalu ada keuntungan lainnya dari aturan ini ialah, dimana kegiatan pramuka yang menjadi ekstrakurikuler ini akan memutar strategi para pengajarnya untuk me-rekrut anggota baru, tentu saja jika ingin banyak murid yang ingin mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka maka kegiatan tersebut haruslah lebih fresh dan lebih menyenangkan dari sebelumnya, entah membuat daftar list kegiatan pramuka yang menyenangkan, melakukan jurit malam, berkemah dan sejenisnya, lalu dari adanya kegiatan pramuka yang menjadi opsional ini, dapat mengurangi tingkat senioritas didalam tubuh baru setiap kelompok yang mengikuti ekstrakurikuler ini.

Nah mungkin itu saja informasi yang bisa aku beritahukan ke kamu, sebenarnya informasi ini bisa kamu cari di internet, ada banyak sekali berita tentang penghapusan pramuka menjadi kegiatan wajib dan membuatnya menjadi ekstrakurikuler (kegiatan opsional yang dapat dipilih), jadi semoga kedepannya pramuka kita bisa lebih berkembang dengan adanya opsional ini.