Mengapa Influencer Jerome Polin Di Cap Sebagai Pembawa Kutukan ?

Mengapa Influencer Jerome Polin Di Cap Sebagai Pembawa Kutukan ?


Baru-baru ini tersebar sebuah kabar viral dari kalangan didunia maya dimana ada seorang influencer tentang pendidikan yang bernama jerome polin yang viral setelah ia membuat sebuah statement penyemangat sekaligus membuat komentar bahagia dimana timnas pada saat itu tengah menang melawan korea selatan pada jumat tanggal 24 april lalu.

Sumber : instagram.com

Nah dari insiden yang membahagiakan tersebut jerome polin lalu dengan semangat dan turut serta dalam euforia kemenangan itu lantas membuat sebuah status di instagram yang mana sebagian besar isi dari statusnya tersebut memang 100% membanggakan timnas indonesia atas kemenangan yang diraihnya.

Lalu kenapa bisa jerome dicap pembawa kutukan atau kesialan ? 


Itu berawal dari beberapa bahan jokes atau bisa dikatakan sebuah anomali yang dicocokologi kan oleh sebagian besar fans maupun haters dari jerome polin sendiri, nah pada awalnya ada sebuah pemberitaan dimana ketika ia menyanyikan salah satu lagu dari grup band KANA BON yang berjudul silhoutte, tepat beberapa bulan setelahnya dimana salah satu anggota grup band tersebut tersandung sebuah kasus dan kemudian memutuskan grup band KANA BON untuk bubar, lalu ketika ia  mempromosikan salah satu tempat ruang belajar ramah yaitu ZENIUS, tiba-tiba platform tersebut gulung tikar, kemudian ada salah satu VTUBER yang hampir dipecat akibat dari yang bersangkutan (jerome polin) mengunjungi kantor NijiSanji.

Lalu ada sebuah meme masbro capibara yang menjadi dead meme (tidak dipakai lagi) ketika ia mencoba mengikuti trend capibara tersebut, dan tentunya masih ada banyak lagi sebuah kebetulan yang terlihat sepele namun seolah benar-benar menjadi nyata.

Nah dari hal-hal kebetulan itulah yang membuat netizen kembali membuat statement bahwa apa yang dilakukan jerome polin itu akan membuat indonesia benar-benar kalah.

Akan tetapi kembali lagi pada laga kekalahan timnas melawan uzbekistan kemarin, sebenarnya tanpa jerome polin membuat status penyemangat itupun timnas kita akan tetap kalah karena pemain uzbekistan tentu memiliki potensi yang lebih baik dilapangan, belum lagi uzbekistan beberapa kali sukses membuat drama yang mengantarkan mereka menjadi pemenang.

Jadi tentu saja, apa yang dikatakan jerome sebenarnya hanya kata-kata penyemangat yang tidak memiliki intensi buruk, akan tetapi beberapa dari haters maupun orang yang memang menyukai meme antimainstream kemudian membuat framing seolah-olah jerome polin di cap sebagai pembawa kesialan atau kutukan jika ia sudah mendukung atau menyukai sesuatu.

Nah beberapa haters ataupun pembuat meme antimainstream ini tentu saja sudah mengetahui bahwa itu hanyalah sekedar candaan belaka, sayangnya beberapa orang awam yang melihat berita tersebut kemudian ikut-ikutan menghujat akibat dari ulah yang jerome lakukan, seolah jerome lah yang bersalah atas apa yang ia perbuat tersebut.

Penutup


Nah mungkin itu aja soal kenapa jerome di cap sebagai pembawa kesialan atau kutukan dan tentunya kembali lagi, kita tidak boleh selalu menyalahkan atau su'udzon orang diluar kita, bisa saja itu memang suatu kebetulan saja, apalagi konteksnya disini dimana jokes tersebut hanya dibuat untuk dilingkungan jerome saja, akan tetapi malah melebar kemana-mana.