Alasan Orang Bali Memanggil Orang Luar Bali Dengan Sebutan Nak Jawa Atau Orang Jawa

Alasan Orang Bali Memanggil Orang Luar Bali Dengan Sebutan Nak Jawa Atau Orang Jawa


 Jika kamu pergi kebali atau mungkin kamu yang sudah tinggal lama dibali, kamu mungkin akan mendengarkan orang-orang asli bali atau orang lokal dari bali yang mungkin tidak begitu kenal kamu sebagai orang dari luar jawa, mereka akan mulai memanggil kamu dengan sebutan "orang jawa".

Sumber : unsplash.com/@rubenhutabarat

Nah kamu pasti sudah mengetahui alasan-alasan dari mereka memanggilmu dengan sebutan seperti itu bukan? jika kamu tidak mengerti maka dengan adanya post ini kamu bisa mengetahui alasan-alasan dibalik orang bali mengatakan setiap pendatang yang bertempat tinggal dibali akan selalu dikatakan sebagai orang jawa, nah penasaran kenapa itu bisa terjadi? langsung saja kita bahas dibawah ini bersama :

1. Kurang Menonjol


Benar sekali, ketika kamu ingin pergi kebali apalagi tinggal menetap disana, tentu saja kamu harus berbaur dengan orang-orang sekitar sehingga kamu dikenal dan kamu diberikan sebuah "Pengecualian".

Nah jika sudah menonjolkan diri tentu saja cepat atau lambat mereka pasti akan mengakui bahwa kampung halamanmu bukanlah dari pulau jawa.

Cara cepat untuk menonjolkan diri ya pastinya kamu memiliki banyak teman asli pulau bali dan berbaur dengan mereka.

2. Agama


Tidak semua orang bali itu tau jika dijawa masih ada orang yang menganut agama hindu, ya mungkin beberapa ada yang tau akan tetapi kebanyakan dari mereka akan denial dan mengira itu mungkin orang bali yang sedang merantau disana.

Itu karena memang mayoritas suku jawa yang datang ke bali hingga detik ini itu beragama islam, seperti mas-mas kuli bangunan yang mencari penghidupan yang layak dan merantau ke bali, nah orang-orang seperti mereka lah yang membuat sudut pandang orang bali menjadi konservatif bahwa agama islam identik dengan orang-orang dari jawa saja,

Nah sebenarnya inilah pengaruh doktrin, jadi untuk menghilangkan doktrin ini kamu bisa dengan mudah menonjolkan dirimu seperti pada poin nomor satu, jangan selalu berbaur dengan orang-orang dari kampung halaman yang sama, sebisa mungkin berbaurlah dengan orang-orang bali, ketika kamu masih berbaur dengan orang dari tempatmu maka kamu tetap akan di-cap sebagai orang asing oleh orang bali.

3. Nama


Orang bali itu akan memanggil orang luar pulau dengan sebutan nak jawa atau orang jawa jikalau nama mereka berisi unsur timur tengahnya, seperti azizah/nur aliyah/nurahman/siti/khadijah/aulia/zahra/zifa/izra dan lainnya, karena bagi orang bali nama tersebut tentu saja dipakai oleh orang-orang jawa karena kebanyakandari nama-nama itu dipakai oleh orang dari pulau jawa yang datang ke bali, jadi akhirnya mereka (orang bali) melihatnya melalui nama.

4. Pulau


Banyak orang bali yang berkata jika orang sunda itu merupakan orang jawa, karena mereka itu diam di satu pulau yang sama yaitu pulau jawa, meski sukunya suku sunda akan tetapi tetap orang bali akan menyebut orang-orang dari suku sunda itu bagian dari suku jawa karena menempati pulau jawa.

Nah cara agar orang-orang tidak salah kaprah dan menganggap kamu merupakan orang jawa ialah, selalu beritahu mereka bahwa kamu berasal dari luar pulau jawa, jika perlu maka beritahu dimana kampung halamanmu, apa adat tradisi yang ada disana dan seluruhnya, jangan tertutup jika memang ada orang bali yang ingin tau tentang kamu.

Penutup


Nah mungkin informasi diatas bisa jadi bahan pertimbangan atau pembelajaran bagi kamu untuk bisa memberitahu orang-orang bali bahwa kamu bukanlah orang dari pulau jawa ataupun suku jawa, kamu hanya perlu memberitahu darimana tempat tinggalmu dan juga beritahu suku aslimu jika kamu memang merasa keberatan akan hal itu.

Ya tentu saja jika kamu berada dibali gunakan bahasa bali agar mereka bisa percaya bahwa kamu memang bukan orang yang mereka maksud.